Kredit Rumah Murah Syariah 100% Tanpa Bank, Tanpa Bunga, Tanpa Denda, Tanpa Sita

Tentang Kami

VISI Agen Syariah

Umat secara umum Menyadari bahwa Islam memiliki system Muamalah/Transaksi yang Jauh Lebih Unggul dari sisi Keadilan serta menguntungkan untuk semua pihak, jauh dari kezholiman dan monopoli salah satu pihak, khususnya dalam Pemenuhan Kebutuhan akan Rumah dengan Spesifikasi Terbaik sesuai Akad dan Lingkungan yang Sehat.

MISI Agen Syariah

* Kontribusi Solusi untuk Umat Islam khususnya dalam Transaksi Kepemilikan Property dengan mengadopsi Syariah Islam secara murni. Tanpa melibatkan Bank baik Konvensional maupun berlabel Syariah dalam Setiap Tahapan Transaksi dan Pembiayaan untuk menjaga Kemandirian, Kesesuaian dan Kemurnian Transaksi.

* Memenuhi Kebutuhan Umat akan Properti dengan Harga yang Lebih Murah dan Menenangkan, Tanpa Denda, Tanpa Resiko Sita, selayaknya Transaksi Bank. Kami senantiasa menyesuaikan Hukum Syariah dalam SETIAP DETAIL PROSES Transaksi dan Memiliki System Pembiayaan Internal.

* Menampakkan Kemuliaan Hukum Syariah yang dilingkupi Keadilan dan Menenangkan, jauh dari Kezholiman, bagi seluruh Umat secara keseluruhan, untuk mencapai Kehidupan dalam Keridhoan dan Keberkahan Nya di Dunia dan Akhirat. Insha Allah

Karena Bisnis Bukan Hanya Tentang Untung Rugi, Tapi Juga Surga Neraka

Kredit-Rumah-Syariah-Terbaik

Kredit-Rumah-Syariah-Terbaik

Investasi Terbaik adalah Property

Jangan Menunggu untuk Membeli Property…..tapi Beli lah Property dan Menunggulah……dan Lihat Apa yang Terjadi  :)

  1. Tergolong beresiko rendah.
    Secara umum, salah satu resiko terbesar dari dunia investasi adalah pergerakan harga yang seringkali bergelombang. Tetapi di bisnis investasi ini, kecenderungan pergerakan harga properti terus meningkat. Kenaikannya memang kecil, namun stabil. Jadi resiko investasi properti tidak terlalu tinggi. Kestabilan ini sangat cocok untuk Anda yang membutuhkan kepastian, mencari investasi yang aman dan tidak siap dengan resiko dari pergerakan harga yang agresif.
  2. Keputusan di tangan Anda.
    Rasanya hampir semua properti bisa cukup bernilai untuk Anda jadikan obyek investasi. Berbeda dengan dunia investasi lain macam saham atau investasi emas, di mana keputusan Anda mau tidak mau akan terseret oleh situasi-situasi di luar kontrol Anda. Seperti seseorang membeli saham “X” karena sugesti-sugesti yang menunjukan kalau trend saham “X” progresif. Tapi dengan investasi properti, Anda sendiri yang memutuskan properiy mana yang akan Anda beli, bagaimana Anda akan menghasilkan dari properti ini, berapa target hasil Anda atau langkah apa yang Anda lakukan untuk menambah nilai jual. Karena pada dasarnya setiap properti akan mengalami kenaikan harga secara “hampir mutlak”. Dan setiap rumah akan memiliki pasarnya masing-masing sesuai harga dan fasilitas yang diberikan.
  3. Dua jalur penghasilan.
    Kalau di dalam investasi saham Anda hanya mengenal satu cara mendapatkan hasil dengan menjualnya di harga yang lebih tinggi, di properti Anda bisa mendapatkan dua jalur penghasilan. Pertama, dengan cara konvensional, yaitu menjualnya di harga lebih tinggi. Kedua, dengan menyewakannya. Menariknya, dua jalur ini ternyata memiliki nilai lebih untuk kemampuan leverage dari modal Anda. Mengapa bisa demikian? Karena dari uang sewa yang masuk, Anda bisa menutupi biaya perawatan Anda.
  4. Biaya perawatan sebenarnya bukan biaya mutlak.
    Masih ada hubungannya dengan poin 3, bila Anda menyewa sebuah rumah, pemilik rumah akan membersihkan dan merapikan rumah terlebih dulu sebelum serah terima, benar? Itu karena biaya sewa yang Anda setorkan sudah termasuk biaya nilai manfaat. Bila ini adalah properti Anda sendiri, maka bisa dianggap bahwa Anda membayar nilai manfaat ini pada diri Anda sendiri dengan cara mengeluarkan biaya dan tenaga perawatan dan pembersihan. Anda toh sudah mengambil manfaat atau keuntungan dari properti ini kan? Dengan menggunakannya sebagai tempat tinggal, tempat usaha atau dengan Anda sewakan. Itu artinya biaya-biaya perawatan tidak selamanya bersifat memotong keuntungan penjualan.
  5. Lebih Aman dan Tahan Terhadap Inflasi
    Aman karena tidak perlu memikirkan sisi Keamanan untuk penyimpanan seperti pada investasi emas atau produk berharga lainnya. Dari sisi Inflasi pun, rata-rata tingkat Inflasi Indonesia meski pada kondisi terburuk hanya sekitar 11%. Sedangkan Peningkatan Nilai Property di Indonesia paling kecil adalah 20%.

      Jadi, tidak ada alasan untuk tidak memilih Property sebagai PILIHAN UTAMA INVESTASI  :)

Data-Peningkatan-Harga-Properti-Indonesia-2013-2015

Data-Peningkatan-Harga-Properti-Indonesia-2013-2015